Minggu, 20 Oktober 2024

KELOPOK SOSIAL DAN PROSES TERBENTUKNYA KELOMPOK SOSIAL

KELOMPOK SOSIAL DAN PROSES TERBENTUKNYA KELOMPOK SOSIAL 

Universitas Mpu Tantular Jakarta
Nama Mahasiswa : Irwan Nazri 
Dosen Pengampu : Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom.


www.sekolahan.co.id

PENGERTIAN KELOMPOK SOSIAL

          Beberapa pengertian kelompok sosial di antaranya adalah :

  • Kelompok sosial atau social group adalah himpunan atau kesatuan manusia yang hidup bersama karena adanya hubungan di antara mereka. Hubungan tersebut menyangkut hubungan timbal – balik yang saling mempengaruhi dan kesadaran untuk saling tolong – menolong.
  • Menurut Soerjono Soekanto, definisi kelompok sosial adalah suatu kumpulan yang nyata, teratur, dan tetap dari orang-orang yang melaksanakan peranannya yang saling berkaitan guna mencapai tujuan yang sama. 
  • Kelompok sosial adalah kumpulan dua orang atau lebih yang membentuk suatu kesatuan dan saling melakukan interaksi sosial. 
  • George Homans kelompok sosial adalah kumpulan individu yang melakukan kegiatan, interaksi, dan memiliki perasaan untuk membuat sesuatu keseluruhan yang terorganisir dan berhubungan secara timbal balik.   
  • Paul B. Horfon Kelompok sosial adalah kumpulan manusia yang memiliki kesadaran akan keanggotaannya dan saling berinteraksi

Dari pengertian tersebut, dapat kita simpulkan bahwa kelompok sosial merupakan kumpulan dua orang atau lebih yang membentuk suatu kesatuan dan berinteraksi.

     

SYARAT - SYARAT TERBENTUKNYA KELOMPOK SOSIAL

berikut beberapa syarat - syarat terbentuknya kelompok sosial.

    • Terdiri dari dua orang atau lebih. 
    • Setiap anggotanya harus sadar bahwa ia merupakan bagian bagian dari kelompok yang bersangkutan.
    • Ada hubungan timbal balik antara anggota yang satu dan yang lainnya.
    • Ada faktor atau alasan kepentingan yang dimiliki bersama agar hubungan antar anggota terjalin erat.
    • Bersistem dan berproses.
    • Memiliki struktur sosial sehingga kelangsungan hidup kelompok tergantung pada kesungguhan anggota dalam melaksanakan peranannya.
    • Memiliki norma yang mengatur anggotanya.


FAKTOR PEMBENTUKAN DAN CIRI-CIR KELOMPOK SOSIAL

Kelompok sosial terjadi karena 4 faktor kesamaan, yaitu genealogi, geografis, kepentingan, dan keyakinan atau Agama.

    • Faktor kesamaan Genealogi adalah faktor yang di dasari atas ikatan sedarah atau keluarga, orientasi kelompok sosial ini adalah menyambung tali persaudaraan agar tidak terputus.
    • Faktor kesamaan geografis adalah faktor terbentuknya kelompok sosial berdasarkan wilayah tempat tinggalnya dan wilayah asalnya.
    • Faktor Kesamaan Kepentingan adalah faktor yang didasari pada kepentingan individu dari berbagia suku, ras, agama yang mempunyai satu kepentingan yang sama.
    • Faktor Kesamaan Keyakinan atau Agama adalah kelompok sosial yang terbentuk untuk memepermudah aktivitas ibadah. 
Ciri-ciri kelompok sosial dibagi menjadi 2, yaitu Ciri Kelompok Sosial Teratur dan Ciri Kelompok Sosial Tidak Teratur.

    • Kelompok Sosial Tidak Teratur cenderung tidak ada pengorganisasian dan terbentuk kareana kesamaan kpentingan sementara dan hanya bertahan dalam jangka waktu yang pendek.
    • kelompok sosial Teratur cenderung terorganisir dan terbentuk  berdasarkan kesadaran Anggotanya, adanya timbal balik antar anggotadan adanya struktur norma,dan pola prilaku.

TUJUAN KELOMPOK SOSIAL

Tujuan kelompok sosial dapat bervariasi tergantung pada jenis kelompok, lingkungan sosial, atau tujuan masing-masing individu saat bergabung dengan kelompok tersebut. 

Berikut beberapa tujuan umum dari kelompok sosial, yaitu:

    1. Pertemanan dan Dukungan Sosial
      Kelompok sosial seringkali dibentuk untuk menciptakan hubungan sosial yang positif, membangun persahabatan, dan menyediakan dukungan emosional (support system) bagi para anggotanya.

    2. Pertukatan Informasi dan Pengetahuan
      Dengan berkomunikasi dan berinteraksi dalam kelompok, individu dapat belajar dan mengembangkan pemahaman tentang berbagai topik.

    3. Identitaas dan jati Diri
      Kelompok sosial membantu seseorang merasa diakui dan diterima oleh orang lain.

    4. Keamanan dan Perlindungan
      Bergabung dengan kelompok sosial dapat memberikan rasa keamanan dan perlindungan, karena anggota kelompok bersama-sama dapat melindungi diri dari potensi ancaman atau bahaya.

    5. Kerja sama dan Kolaborasi
      Bekerja sama dan berkolaborasi untuk mencapai tujuan yang lebih besar dari apa yang bisa dicapai oleh individu secara mandiri.
musafirdigital.com






Sumber :

1. Persentasi ibu Serepina Tiur Maida, S.SOS., M.PD., M.I.KOM., C.AC., C.PS., C.STMI
2. https://www.brainacademy.id/blog/kelompok-sosial
3. https://www.ruangguru.com/blog/proses-terbentuknya-kelompok-sosial 











Kamis, 03 Oktober 2024

MENGENAL APA ITU SOSIOLOGI DAN GEJALA - GEJALA SOSIAL DI MASYARAKAT

MENGENAL APA ITU SOSIOLOGI 
DAN GEJALA - GEJALA SOSIAL DI MASYARAKAT




Universitas Mpu Tantular Jakarta
Nama Mahasiswa : Irwan Nazri 
Dosen Pengampu : Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom.



PENGERTIAN SOSIOLOGI

subjekpsk.blogspot.com


Menurut  Anthony Giddens pengertian Sosiologi adalah salah satu cabang ilmu yang mempelajari tentang interaksi kehidupan  sosial antar manusia. Interaksi yang terjadi  berefek pada perkembangan ilmu pengetahuan, sosial dan budaya dalam kehidupan bermasyarakat. 

Menurut Pitirim Sorokin  pengertian Sosialogi adalah hubungan dan pengaruh timbal balik antara berbagai macam gejala-gejala sosial, gejala non sosial dan faktor alam / geografis. 

Dari kedau pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa Ilmu Sosiologi sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat dimana ilmu ini membantu kita dalam mengidentifikasi gejala - gejala sosial dimasyarakat, serta bagaimana kita bersikap atas gejala - gejala sosial tersebut.


GEJALA SOSIAL DI MASYARAKAT


www.gramedia.com


Menurut Soerjono Soekanto dalam Sosiologi: Suatu Pengantar (1999), gejala sosial merupakan salah satu penyebab terjadinya masalah sosial yang disebabkan oleh lingkungan masyarakat. 

Apabila dilihat dari penyebabnya, gejala sosial bisa disebabkan oleh dua faktor, yakni: 

1.    Faktor kultural Adalah nilai yang tumbuh, berkembang dan diterapkan di lingkungan masyarakat. Nilai ini dipengaruhi dan mempengaruhi kehidupan masyarakat. Contohnya adalah gotong royong atau kerja bakti yang memiliki dampak positif. Contoh lainnya ialah kemiskinan dan perilaku menyimpang yang merugikan masyarakat. 

2.    Faktor struktural Adalah suatu keadaan di masyarakat yang dapat mempengaruhi struktur. Dalam hal ini, struktur yang dimaksud ialah pola tertentu yang telah disusun masyarakat. Contohnya interaksi sosial dengan orang lain dan adanya penyuluhan sosial.

Dikutip dari artikelnya Ilham Choirul Anwar yang ditulis pada Tirto.id yang berjudul '' Mengenal Apa Itu Gejala Sosial dan Dampaknya dalam Masyarakat" menjelaskan berbagai macam gejala sosial yang dapat di tinjau berdasarkan aspek lingkungan, budaya, ekonomi, psikologis , dan pada saat ini  aspek politik juga dapat menjadi salah satu aspek gejala sosial di masyarakat..

Berikut bebebrapa contoh gejala sosial berdasarkan aspek lingkungan, budaya, ekonomi, psikologis dan politik. ;

Gejala sosoial berdasarkan aspek lingkungan contohnya menyangkut kepada kesehatan dunia, seperti pada saat dunia dilanda pandemi COVID 19 yang sangat berpengaruh terhadap perubahan prilaku serta kebaiasaan dalam kehidupan bermasyarakat secara luas.

Gejala sosial berdasarkan oleh aspek budaya contohnya kegemaran beberapa kelompok masyarakat dalam menirukan kebiasaan / budaya asing sehingga menggeser nilai-nilai budaya leluhurnya.

Gejala sosial berdasarkan aspek ekonomi contohnya menurunnya daya beli masyarakat yang di sebabkan oleh inflasi dan ketidak stabilan ekonomi negara sehingga memicu masalah sosial seperti pencurian, perampokan , pembunuhan , bunuh diri dan lain-lain.

Gejala sosial berdasarkan aspek psikologis ketika terdapat seseorang yang mengalami gangguan jiwa sehingga memicu masalah seperti aliran ajaran sesat, disorganisasi jiwa, dan sebagainya.

Terakhir adalah gejala sosial berdasarkan aspek Politik contohnya pada saat pelaksanaan pemilihan presiden  di tahun 2019 terdapat dua kelompok masyarakat yang berbeda pilihan dan pandangan politik sehingga memicu permasalahan seperti saling serang melalui media sosial , munculnya kebencian antar sesama pendukung, saling caci maki antar pendukung dan lain lain.

Dengan belajar ilmu sosiologi diharapakan kita mampu mengidentifikasi gejala-geja sosial di dalam kehidupan bermasyarakat, agar kita dapat menempatkan diri serta berkontribusi dan memberi terobasan dalam menciptakan lingkungan sosial yang aman, nyaman , adil dan setara bagi semua orang.


Sumber :
 
1. Persentasi Ibu Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom, 2024  
2. PENGANTAR SOSIOLOGI '' Agustinus Sukses Dakhi, S.Sos., M.Pd."
3. Kompas.com dengan judul "Gejala Sosial: Definisi, Penyebab dan Contohnya"
4.https://tirto.id/mengenal-apa-itu-gejala-sosial-dan-dampaknya-dalam-masyarakat-gg7Q



ANTROPOLOGI (ANALISA FILM)

  TUGAS MATA KULIAH ANTROPOLOGI MENGANALISA FILM “ GOWOK KAMASUTRA JAWA” BERDASARKAN PERSPEKTIF DARI SISI BUDAYA, ETIKA, SOSIAL DAN AGAM...