Fungsi Organ Tubuh Manusia dalam melengkapi Bukti Hukum dalam sebuah Kasus
UNIVERSITAS MPU TANTULAS JAKARTA
Nama Mahasiswa : Irwan Nazri
Dosen Pengampu : Serepina Tiur Maida S.Sos., M.Pd., M.I.Kom
Dosen Pengampu : Serepina Tiur Maida S.Sos., M.Pd., M.I.Kom
A. Manusia dan Ilmu Anatomi
1. Manusia sebagai organisme multiseluler yang kompleks membutuhkan kerja sama berbagai alat tubuh yang tersusun hierarkis mulai dari sel, jaringan, organ, hingga sistem organ. Sistem organ sendiri merupakan kumpulan organ dengan fungsi yang saling berkaitan untuk menjalankan tugas tertentu, seperti sistem pencernaan yang melibatkan mulut, lambung, dan usus. Kerusakan pada satu organ dalam sistem dapat mengganggu fungsi keseluruhan sistem tersebut, sebagaimana kebocoran lambung akan menghambat proses pencernaan.
2. Ilmu Anatomi memegang peranan krusial dalam penelitian antropologi fisik karena berfungsi untuk meneliti ciri-ciri berbagai bagian kerangka, tengkorak, dan tubuh manusia secara umum. Penelitian ini menjadi objek penting bagi ahli antropologi fisik dalam upaya memahami asal mula dan penyebaran manusia, serta hubungan di antara berbagai ras di dunia.
B. Mengenal Sistem Organ Manusia
Sistem Organ merupakn kumpulan organ manusia yang bekerja sama dan saling mempengaruhi serta saling ketergantungan dalam melakukan fungsi organ yang lebiih kompleks
beberapa fungsi sistem Organ manusi sebagai berikut :
C. Antropologi Fisik dan Antropologi Forensik
Antropolgi merupakn cabah keilmuan yang erat sekali kaitannya dengan kehidupan manusia, di antara dari cabang cabang keilmuan Antropologi di antaranya adalah Antropologi Fisik dan Antropologi Forensik, kedua cabang ilmu antropologi ini sering di pakai untuk mengidentifikasi dan mencari bukti hukum dalam sebugah kasus hukum , utamanya yang barkaitan dengan fisik atau tubuh manusia, berikut pengertian dari antropologi Fisik dan antropologi Forensik :
1. Antropologi Fisik ialah salah satu cabang ilmu antropologi yang membahas fisik atau tubuh manusia yang tampak oleh mata, selain itu antropologi fisik juga mempelajari bagaimana evolusi manusa. Secara umum antropologi fisik di begai menjadi dua bagian yaitu Paleoantropologi yang berfokus kepada membahas asal usul dan evolusi manusia dengan berbagai bahan penelitian seperti fosil manusia yang berasal dari zaman dahulu. Kemuadaian bagian kedua adalah Antropologi biologi yang masih termasuk kedalam pembahasan Antropologi fisik dimana antropologi biologi ini berfokus kepada pembahasan terhadap bentuk fisik manusia mulai dari cici - ciri tubuh, warna kulit, bentuk tubuh, bentuk muka, warna mata dan organ tubuh manusia lainnya.
2. Antropologi Forensik ialah cabang ilmu antropologi yang berbasis pada esteologi dan anatomi tubuh manusia yang di gunakan untuk upaya identifikasi individu untuk kepentingan hukun dan peradilan. melalui antropologi forensik kita dapat menentukan jumlah individu, membedakan potongan tubuh manusia atau tulang yang bersal dari manusia atau bukan, sampai kepada dapat memprofil secara biologis seperti ras, kelamin, tinggi , serta usia dari potongan tubuh atau tulang manusia yang belum
teridentifikasi.
C. KESIMPULAN
Berdasarkan perspektif fungsi organ tubuh manusia dalam melengkapi bukti hukum, dapat disimpulkan bahwa ilmu anatomi, sebagai bagian penting dari antropologi fisik, memegang peranan krusial. Pemahaman mendalam tentang struktur dan ciri-ciri organ tubuh manusia, mulai dari tingkat sel hingga sistem organ, memungkinkan para ahli antropologi forensik untuk melakukan identifikasi individu dan menganalisis temuan fisik dalam konteks hukum. Antropologi forensik, yang berbasis pada osteologi dan anatomi, memanfaatkan pengetahuan ini untuk menentukan identitas, jumlah individu, asal-usul potongan tubuh, hingga profil biologis korban. Dengan demikian, analisis organ tubuh dan kerangka manusia secara ilmiah menjadi landasan penting dalam menyediakan bukti hukum yang kuat dan membantu mengungkap kebenaran dalam berbagai kasus.
Sumber :
1. Presentasi ibu Serepina Tiur Maida S.Sos., M.Pd., M.I.Kom, Antroplogi "Organ Manusia",
Tahun 2025.
Tahun 2025.
2. https://kumparan.com/berita-update/pengertian-antropologi-fisik-dan-budaya-sebagai-cabang-ilmu-antropologi-21XqIVRrdF7/3
4. Dian Novitasari1
, Istiqomah2
, Rheza Rizaldy3, "IDENTIFIKASI ANTROPOLOGI
FORENSIK PADA INVESTIGASI
KASUS TEMUAN RANGKA
MANUSIA - CASE SERIES", Prosiding KONGRES XV & HUT KE – 52
PAAI 2023 - 4
th LUMMENS:
“The Role of Gut-Brain Axis in Indonesian
Human Development”
Human Development”
5. https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_organ




Tidak ada komentar:
Posting Komentar