Kamis, 05 Desember 2024

BULLIYING

PENGERTIAN, PENYEBAB, JENIS - JENIS, DAMPAK  DAN CARA MENGATASI BULLIYING


Fakultas Hukum Universitas Mpu Tantular Jakarta
Nama Mahasiswa : Irwan Nazri 
Dosen Pengampu : Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom.



www.psychologymania.com





A.    PENGERTIAN BULLIYING

Berikut beberapa pengertian Bulliying menurut para ahli 

Muhammad dalam Mangadar (2012: 234) menjelaskan bahwa bullying adalah tindakan agresif dan menindas, baik dalam bentuk tindakan fisik langsung maupun serangan verbal. Tidak hanya dilakukan oleh para senior, tetapi juga oleh guru, orangtua, dan individu di sekitar.

Guiney (2007 : 2), bullying adalah perilaku antisosial yang memengaruhi kehidupan anak-anak dan keluarga. Bullying terjadi saat sekelompok orang merugikan dan merendahkan orang lain. Ini melibatkan kekerasan fisik dan psikologis serta menyebabkan kerugian, penolakan, isolasi, dan rasa takut.

Rigby Ken (2003:3) menjelaskan bahwa perilaku bullying dapat terjadi secara individu atau dalam kelompok, yang dilakukan oleh satu anak atau kelompok secara konsisten. Tindakan ini melibatkan penghinaan terhadap anak yang lebih lemah dari pelaku. Bullying bisa melukai secara fisik atau emosional, termasuk kata-kata kasar dan tindakan lainnya.



B.    PENYEBAB TERJADINYA BULLIYING

Mengetahui bahwa orang di lingkungan sekitar mengalami perilaku yang tidak menyenangkan ini pastinya membuat Anda sedih dan terkejut, apalagi jika keluarga atau orang terdekat yang menjadi pelaku atau korban perundungan.

Berikut ini adalah beberapa penyebab bullying yang bisa terjadi:

1.    Pernah melihat orang lain melakukan bulliying

Hal ini biasanya terjadi pada lingkungna terdekat kita, seperti bagaimana kita melakukan interaksi terhadap sesama anggota keluarga. adanya hubungan atau interaksi yang tidak baik dalam keluarga akan menjadi penyebab seseorang memperlakukan orang lain dengan cara yang sama.


2.    Kesalahan pola asuh keluarga yang terlalu keras

Hal ini biasanya di sebabkan cara mendidik atau menghukum seorang anak dengan menggunakan kekerasan, sehingga hukuman yang diberikan biasanya akan membuat seseorang memendam emosi negatif, sehingga hal ini bisa membuat ia ingin melampiaskannya ke orang lain juga.


3.    Pernah menjadi korban bulliying

Orang yang pernah mendapatkan perilaku bully, misalnya diejek atau dipukul, bisa menjadi pelaku perundungan terhadap orang lain. Ini merupakan salah satu bentuk pelampiasan akibat perilaku bully yang ia terima.


4.    Kurangnya Pemahaman terhadap dampak Bulliying

Kurangnya pemahaman seseorang terhadap dampak bulliying  bisa menyebabkan kurangnya empati terhadap orang lain sehingga dapat memicu munculnya prilaku bulliying


5.    Kurangnya Perhatian 

Terkadang seseorang tidak menyadari bahwa apa yang ia lakukan merupakan tindakan bulliying terhadap orang lain, itu di sebabkan bahwa apa yang ia lakukan hanya untuk menarik simpati dan perhatian dan pengakuan dari orang lain.


6.    Sulit dalam mengendalikan emosi

Pelaku bulliying bisasaja merupakan sesorang yang emosi dan amarahnya tidak terkontrol sehingga memicu prilaku bulliying bisa terjadi.



C.    JENIS - JENIS BULLIYING 

1.    Bulliying Fisik

Ini merupakan jenis bullying yang kasat mata. Siapa saja bisa melihat tindakan merugikan ini karena terjadi sentuhan fisik antara pelaku dengan korban bullying.

contoh bulliying fisik :

  • Memukul
  • Menendang
  • Mendorong
  • Mencubit
  • Menyandung
  • Merusak properti


2.    Bulliying Verbal 

Perilaku bully yang dilakukan melalui verbal. Umumnya jenis ini tidak berbahaya pada awalnya, tapi jika terus berlanjut dapat memengaruhi korban. Beberapa contohnya seperti: 

  • Menghina 
  • Mengejek 
  • Ucapan homophobia atau rasis 
  • Pelecehan verbal


3.    Bulliying Sosial

Contoh tindakannya seperti: 

  • Menyebarkan gosip atau rumor yang tidak benar 
  • Melempar lelucon jahat yang melakukan Mengajak orang lain untuk mengucilkan seseorang 
  • Memberikan ekspresi atau gestur tubuh yang mengancam atau menghina 
  • Meniru dengan tujuan untuk menghina atau meremehkan

4.    Cyber  Bulliying

Cyberbullying adalah segala jenis penindasan yang terjadi di dunia maya dan perilakunya seperti:
 
  • Mengiring email atau pesan tertulis, gambar,dan video yang menyakitkan
  • Mengucilkan seseorang secara online 
  • Menyebarkan gossip dan rumor buruk di dunia maya 
  • Meniru orang lain atau menggunakan akun orang lain tanpa izin.


D.    DAMPAK DAN CARA MENGATASI BULLIYING

Berikut beberapa dampak Bulliying terhadap korbannya :

1.    Masalah Psikologis

Korban bully sering kali menunjukkan adanya gejala masalah psikologis. Bahkan setelah perundungan berlangsung dan lama berlalu. Kondisi yang paling sering muncul adalah depresi dan gangguan kecemasan. Selain itu, pengaruh bullying terhadap kesehatan mental remaja dan anak adalah merasa sangat sedih, rendah diri, kesepian, hilang minat pada hal yang biasa mereka sukai, dan perubahan pada pola tidur atau makan.


2.    Pikiran untuk Bunuh Diri

Dampak bullying bagi korban yang satu ini tidak hanya bisa menghampiri pikiran orang dewasa. Korban bullying berusia anak-anak dan remaja pun berisiko memiliki pikiran untuk mengakhiri hidup. Tidak jarang ada laporan kejadian tentang anak berusia sekolah yang meninggal dunia akibat bunuh diri setelah dirundung oleh teman-teman sepantarannya.


3.    Gangguan prestasi 

Dampak dari bullying lainnya adalah anak cenderung akan mengalami kesulitan dalam mencapai prestasi belajar. Mereka akan kesulitan untuk berkonsentrasi di kelas, sering tidak masuk sekolah, dan tidak diikutsertakan dalam kegiatan yang ada di sekolah.



berikut bagaimana cara mengatasi bullying :

Ini adalah masalah serius yang perlu diatasi karena dapat memberikan dampak jangka panjang baik untuk korban dan juga pelaku. Berikut adalah beberapa langkah cara mengatasi bullying yang bisa dilakukan: 

  • Ceritakan pada orang dewasa yang dapat dipercaya. 
  • Ceritakan pada orang tua maupun guru yang memiliki otoritas untuk menindaklanjutinya. Abaikan penindas dan jauhi. 
  • Seperti yang disebutkan sebelumnya, penindas akan merasa senang apabila mendapatkan reaksi seperti yang dia inginkan. 
  • Tingkatkan keberanian dan rasa percaya diri. 
  • Tunjukkan pada lingkungan sekitar bahwa Anda bukan orang yang lemah dan mudah untuk ditindas. 
  • Bicara pada pelaku. 
  • Tunjukkan bahwa apa yang dilakukan pelaku bukan hal yang baik dan bahkan berbahaya. 
  • Bantu teman yang menjadi korban. 
  • Jika menyaksikan perilaku bully, jangan diam saja dan cobalah untuk memberi dukungan pada korban.


dp3ap2kb.ntbprov.go.id






Sember :
1.Persentasi ibu Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom. pada pertemuan ke 10 dimata kuliah sosiologi
2.https://meenta.net/pengertian-bullying-menurut-para-ahli/ 
3.https://www.alodokter.com/9-penyebab-bullying-dan-cara-mencegahnya
4.https://doktersehat.com/informasi/kesehatan-umum/bullying/
5.https://health.kompas.com/read/2020/02/03/102900568/mengenal-jenis-jenis-dan-contoh-perilaku-bullying-yang-kerap-tak-disadari?page=2
6.Katadata.co.id dengan judul "12 Dampak Negatif Bullying bagi Korban Maupun Pelaku Perundungan" 


4 komentar:

ANTROPOLOGI (ANALISA FILM)

  TUGAS MATA KULIAH ANTROPOLOGI MENGANALISA FILM “ GOWOK KAMASUTRA JAWA” BERDASARKAN PERSPEKTIF DARI SISI BUDAYA, ETIKA, SOSIAL DAN AGAM...